Tipelogi Muslim Menjelang Bulan Ramadhan

Gapura Universitas Islam Indonesia

Artikel ini akan membahas beberapa tipelogi muslim menjelang bulan Ramadhan.

 Assalamu’alaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh.

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan berjuta-juta nikmat (terutama nikmat iman dan islam) kepada kita semua.

Solawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, & ummatnya, termasuk kita semua sehingga Insya allah kita semua akan mendapatkan syafaatnya dan mendapat petunjuk hingga hari kiamat nanti.

Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim. Bulan ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Quran, bulan dikabulkannya doa, bulan penuh ampunan, bulan penuh keberkahan, dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka, setan dibelenggu, dan malam lailatul qadr.

Bulan ramadhan adalah bulan diwajibkan bagi orang-orang yang beriman untuk berpuasa. Kewajiban ini diperintahkan oleh Allah dalam Al-Qurán, Surah Al-Baqarah 183:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Meskipun demikian, dalam mensikapi datangnya bulan Ramadhan setiap orang tentunya bisa berbeda-beda. Beberapa tipelogi muslim menjelang bulan Ramadhan adalah sebagai berikut.

Merasa Bergembira


Merasa bergembira atas datangnya bulan ramadhan merupakan salah satu tanda keimanan bagi seorang muslim. Muslim seperti inilah yang mengetahui betul kurnia dan rahmad yang ada dibulan ramadhan,  sehingga akan dengan sepenuh dan dengan sungguh hati beribadah di bulan yang suci ini untuk mengangkat derajat dirinya menjadi orang yang bertaqwa di hadapan Allah.

قُلۡ بِفَضۡلِ ٱللَّهِ وَبِرَحۡمَتِهِۦ فَبِذَٰلِكَ فَلۡيَفۡرَحُواْ هُوَ خَيۡرٞ مِّمَّا يَجۡمَعُونَ

Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan” (QS. Yunus [10]: 58).

Merasa Biasa Saja


Orang seperti ini termasuk orang yang merugi, karena tidak memiliki pengaruh sama sekali dengan datangnya bulan suci Ramadhan. Tipe seperti biasanya beribadah hanya sekedarnya saja, bermalas-malasan, dan hanya sekedar menggugurkan kewajiban meskipun itu dibulan Ramadhan.

Merasa Tidak Senang


Orang seperti ini merupakan orang yang paling merugi. Orang seperti ini  biasanya akan merasa sedih dengan kedatangan bulan Ramadhan. Mereka akan sedih ketika mengingat segala kesenangan dan aktivitas duniawi dibatasi selama bulan Ramadhan, tidak bisa lagi menikmati kesenangan-kesenangan yang biasa dilakukan dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari, harus menahan makan dan minum hingga saatnya  berbuka. Selalu khawatir pekerjaan yang sudah dilakukan selama ini akan terganggu dan tidak maksimal dengan datangnya perintah puasa.

Dengan melihat tipelogi orang dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan diatas, marilah menjelang datangnya bulan Ramadhan kita bersama-sama  melakukan refleksi diri, mempersiapkan niat kita, dan berdoá memohon kepada Allah supaya kita termasuk kepada tipelogi orang yang merasa bergembira dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, sehingga menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang beriman dan bertaqwa di hadapan Allah. Aamiin. (5 April 2021, DenPoer)

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sumber: