Studium Generale Islam Ulil Albab
Direktorat Layanan Akademik (DLA), Sabtu 19 Desember
2020.
Dalam rangka menyambut mahasiswa baru Program Studi Doktor, Magister, dan Profesi Universitas Islam Indonesia Semester Ganjil TA 2020/2021 DLA kembali menyelenggarakan Studium General (SG) Islam Ulil Albab.
Dalam sambutannya Dr. Tatang Shabur Julianto selaku Direktur DLA menyampaikan, “SG kali ini merupakan Gabungan Semester Genap 2019/2020 dan Semester Ganjil 2020/2021. SG kali ini agak spesial karen dilakukan untuk pertama kalinya secara virtual (Join Meeting Zoom). SG kali ini tidak hanya untuk menyambut mahasiswa baru Program Studi Doktor, Magister, dan Profesi tetapi merupakan implementasi salah satu Capaian Pembelajaran Mata Kulliah (CPMK) dalam Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) Islam Uli Albab untuk inisiasi Program Magister Informatika, Magister Kimia, dan Magister Profesi Psikologi sebagai nilai Satuan Kredit Parsitipasi (SKP)”.
Sedangkan Dr. Drs. Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc., selaku Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik dan Riset sambutan pembukaan SG menyampaikan bahwa: “SG merupakan kegiatan yang dilaksanakan bersifat rutin pada tiap semesternya dengan berbagai tema dan nara sumber. SG merupakan bagian dari Processing penerimaan mahasiswa baru Program Studi Doktor, Magister, dan Profesi. Perlu disyukuri, ditengah pandemi kita masih dapat mengkaji sesuatu yang penting”. Lebih jah beliau juga menyampakan bahwa: “Insan Ulil Albab adalah yang selalu berpikir dan berdzikir sebagaimana tercantum dalam QS: Ali Imran 190-191. Manusia yang selalu perpikir adalah seorang cendekiawan sedangkan cendekiawan yang suka berdzikir adalah cendekiawan muslim. Salah satu alasan UII didirikan untuk mempertemukan antara agama dan ilmu pengetahuan seperti yang dinyatakan oleh Drs. H. Mohammad Hatta, One of UII’s founding fathers “‘[UII] is the meeting ground between religion and knowledge with good collaboration to leverage welfare of the society”” dan hal tersebut sejalan dengan salah tujuan strategis UII yaitu “Penguatan nilai dasar keislaman dan pengembangan kapasitas internal”.
Menurut Moderator Dr. Nur Kholis, S.Ag., M.Sh.Ec, (Dosen Program Studi Ekonomi Islam FIAI UII sekaligus sebagai Kepala Divisi Perkuliahan Terpadu), “SG kali ini menghadirkan pembicara yang cukup paham tenyang UII sehingga dapat menjadi sarana atau guiden bagi mahasiswa untuk mengetahu bagaimana UII sebenarnya”. Berkenan menjadi pembicara pad SG Islam Ulil Albab pada Semester Ganjill TA 2020/2021 yaitu (1) Drs. Suwarsono Muhammad, M.A., Ketua Yayasan Badan Wakaf UII dengan tema UII Way: “Kepemimpinan, Keteladanan Pendiri dan Tokoh UII, serta internalisasinya pada Civistas Akademika UII”, (2) Prof. Fathul Wahid, ST., M.Sc., Ph.D. dengan tema “Nilai-nilai Kecendekiawanan Muslim dalam Membangun Negeri”
Beberapa hal yang dapat disimpulkan dari SG yang diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh 783 Partisipan tersebut adalah sebagai berikut: (1) SG adalah sebagai salah satu sarana bagi mahasiswa Program Studi Doktor, Magister, dan Profesi untuk lebih mengetahui tentang UII; (2) SG memberikan pemahaman untuk bisa bisa mengikuti dan memahami, apa itu UII sehingga bisa melakukan sesuai dengan apa yang akan dituju; (3) untuk dapat terus survive dengan besar, hebat, dan umur panjang adalah dengan beribadah secara kukup dan mampu untuk merenungkan upaya-upaya apa yang harus dilakukan); (4) mengajak kepada para cendekiawan UII untuk berpikir bagaimana membangun peradaban Islam ke Depan;
Sebagai penutup acara, moderator juga menyampaikan bahwa diskusi tentang perkembangan peradaban Islam tidak berhenti hanya sebatas pada SG ini, SG ini tidak hanya sekedar mencari jawaban dengan berdiskusi, tetapi juga memancing untuk perpikir, dan brekreasi lebih mendalam lagi terkait peradaban Islam. Banyak hal yang harus dibenahi dan dikerjakan untuk umat Islam membangun perdaban di masa mendatang. Perguruan Tinggi merupakan salah satu jalur strategis untuk melahirkan pemimpin dan pemikir untuk membangun peradaban.
Berikut Link untuk mengakses Materi SG Islam Ulil Albab yang disampaikan oleh Drs. Suwarsono, MA., dan Prof. Fathul Wahid, ST., M.Sc., Ph.D.




