JUMLAH SKS YANG BISA DIAMBIL

Jumlah SKS yang dapat diambil dalam pengisian RAS ditentukan sebagai berikut:

  • Mahasiswa Lama (aktif), jumlah SKS yang dapat diambil didasarkan pada matrik gabungan IP semester terakhir dan IP Kumulatif (lihat lampiran matriks).
  • IP Semester dan IP Kumulatif dihitung dengan formula:
  • Besarnya IP Semester dan IP Kumulatif menentukan besarnya jumlah SKS matakuliah yang boleh diambil. Ketentuan besaran jumlah SKS yang boleh diambil terlampir.
  • Mahasiswa yang aktif kembali setelah cuti akademik, jatah SKS didasarkan pada jatah semester terakhir sebelum cuti atau tidak aktif tanpa ijin.
  • Mahasiswa yang aktif kembali yang tidak mempunyai ijin cuti akademik, jatah SKS maksimum 12 SKS.
  • Mahasiswa yang mengambil KKN Reguler 1, tidak boleh mengambil mata kuliah pada semester reguler.
  • Mahasiswa yang mengambil KKN Reguler 2, hanya diperbolehkan mengambil maksimum maksimal 9 [sembilan] SKS dan bukan matakuliah Praktikum, Studio dan atau Kerja Praktek
  • Mahasiswa yang mengambil KKN Ekstensi diperkenankan mengikuti mata kuliah pada semester berjalan sesuai batasan maksimal SKS yang telah ditentukan.
  • Mahasiswa yang mengambil KKN Ekstensi Tematik diperkenankan mengikuti mata kuliah pada semester berjalan maksimal 16 [enam belas] SKS termasuk KKN dan bukan mata kuliah Kerja Praktek.
  • Mahasiswa yang mengambil Skripsi/Tugas Akhir Ketentuan dan Prosedur dapat dilihat pada Buku Panduan Akademik Fakultas masing-masing.
  • Mahasiswa yang mengambil Skripsi/Tugas Akhir atau mata kuliah pengganti Skripsi bersamaan dengan KKN Reguler 1, tidak diperkenankan mengambil mata kuliah.
  • Mahasiswa yang mengambil Skripsi/Tugas Akhir atau mata kuliah Pengganti Skripsi bersamaan dengan KKN Reguler 2 atau KKN Ekstensi atau  KKN Tematik, hanya diperkenankan mengambil maksimum 2 mata kuliah di luar Skripsi/Tugas Akhir dan KKN tersebut.
  • Mahasiswa yang telah dinyatakan Habis Teori hanya diperbolehkan mengambil mata kuliah KKN, Kerja Praktik dan Skripsi/Tugas Akhir